Tengku Deddy, Cucu Almarhum H.Tenas Effendy Siap Bangun Dumai

Ahad, 19 Januari 2020 - 15:03:06 WIB Cetak

DUMAI (KR)  - Kontestasi Politik pilkada Kota Dumai semakin dekat, harapan kini ada ditangan warga kota Dumai dalam memilih pemimpin kedepan, salah satu kandidat wali kota yang gencar menarik simpati masyarakat ialah Tengku Deddy

Setelah mendaftar ke Golkar, Tengku Dedy langsung bertemu dengan ayahandaa Rusli Zainal meminta petunjuk dan pak ustadz Abdul Somad yang sedang melaksanakan ibadah umroh di Mekkah Al Mukaromah untuk meminta petuah terhadap langkah politik Tengku Dedy, koordinasi telah dilakukan jawaban dan telah diberi oleh ayahanda dan pak ustadz Abdul Somad, sholat istikharah akan dilaksanakan untuk mematangkan rencana perlu mendapatkan keberkahan dan kemudahan dari Allah.

"Alhamdulillah antusias masyarakat menanti kehadiran tengku dedy dalam pergulatan politik kota Dumai. InsyaAllah semua akan dimudahkan dan keikhlasan hati mendapatkan keberkahan diperoleh dari Rahmat Allah SWT. bismillahirrahmanirrahim semoga keberkahan dan limpahan Rahmat serta Hidayah diberi Allah SWT untuk langkah langkah Tengku Dedy" ujar pak Hasan warga nelayan laut. Aamiin ya Allah ya Rahman.

Ada beberapa alasan mengapa Tengku Deddy bisa menjadi pertimbangan anda dalam memilih pemimpin Kota Dumai, Riau.

1. Ramah
Tengku Deddy dikenal sosok yang ramah dan merakyat, tidak ada sekat dalam bergaul, mengerti etika sopan santun dan bisa ditemui dimana saja.

2. Berintegritas
Tengku Deddy memiliki rekam jejak bersih dari perbuatan tercela menjunjung tinggi kehormatan bersama, akan bahu membahu bersama masyarakat membangun kota Dumai, Riau.

3. Santun
Sosok Tengku Deddy, menghormati orang lain, yang dituakan dan menghargai yang muda, selain itu beliau figur yang tidak membuat kegaduhan dimasyarakat dan tidak pernah membuat keputusan yang kontroversi selama manjabat sebagai humas perusahaan.

5. Berpengalaman
pengalaman menjabat sebagai humas perusahaan terbesar di Riau, merupakan modal besar bagi Tengku Deddy dalam memimpin Kota Dumai kedepan, diantara kandidat lain, pengalamannya dianggap paling komplit karena selama manjabat langsung bersentuhan dengan masyarakat

6. Organisatoris
Ada banyak organisasi yang telah digeluti Tengku Deddy, dekat dengan mahasiswa-mahasiswi sehingga membentuk karakter leadership yang kuat

7. Muda dan Visioner
Usia yang dianggap cukup matang bagi sebagian masyarakat Riau khususnya Kota Dumai masyarakat milineal dalam memimpin. Dengan kemampuan memahami karakter dan kepentingan lintas generasi, maka dengan muda merumuskan Visi masa depan kota Dumai dan menggerakkan masyarakat secara bersama-sama dalam mencapai visi.

8. Solutif
Sosok Tengku Deddy memiliki kemampuan menyelesaikan setiap masalah yang terjadi dan tidak suka lari dari masalah dan tidak menyalahkan orang lain, apalagi bawahan.

9.Tegas dan Konsisten
Tengku Deddy merupakan figur yang punya komitmen, tidak mengingkari janji yang diucapkan, tegas dalam bertindak, konsisten, antara kata dan perbuatan, tidak pernah melupakan apalagi mengkhianati teman.

10. Entrepreneur
Tengku Deddy memiliki beberapa pengalaman dalan menjalankan usaha, berbagai perusahaan telah dilakoninya, meskipun tak banyak orang yang tahu jenis usaha yang beliau geluti dan Cerdas.

Tengku Deddy dipandang tepat untuk ikut bersaing menjadi pemimpin orang nomor satu di Kota Dumai pada hajatan politik nanti.

Satu di antara nama yang mulai menyeruak dan menjadi perbincangan hangat adalah Tengku Deddy. Humas di salah satu perusahaan terbesar di Indonesia ini dikenal sebagai sosok yang tenang, dekat dengan semua kalangan dan cukup religius.

Untuk saat ini, dia lebih memilih mengamati, merespons dengan terbuka berbagai elemen yang datang silih berganti menyatakan dukungannya.

Dukungan tidak hanya datang dari tokoh masyarakat, di mana ia bermukim. Tapi sejumlah tokoh Riau, tokoh agama, tokoh politik, tokoh pemuda dan emak-emak juga mulai menyemangatinya.

Saat ditemui, Bakal calon Wali Kota Dumai, Riau, Tengku Deddy. Mengakui dirinya mendapat dorongan dari ayah HM Rusli Zainal, keluarga, kerabat serta masyarakat umum untuk ikut bertarung pada pilwalkot Dumai mendatang.

"Saya sebenarnya ini dapat dorongan dari ayah HM Rusli Zainal dan teman-teman, ditambah dengan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh-tokoh politik, tokoh-tokoh kepemudaan di Kota Dumai. Jadi saya terima dukungan itu," ujarnya saat ditemui, Sabtu (18/01/2020).

Menurutnya, dorongan itu suatu motivasi. hal itu ia sanggupi untuk bertarung pada pilwalkot Dumai. Hanya saja, masih melakukan sosialisasi. Selain itu, para tim akan segera terbentuk akan segera bekerja untuk melakukan berbagai kegiatan dan pengenalan di masyarakat.

Dengan demikian, pakar ahli agama mengaskan, kelak Allah berkehendak untuk dirinya bertarung di Pilwalkot Kota Dumai, maka akan mewakafkan dirinya untuk pembangunan serta memberikan yang terbaik mewujudkan masa depan masyarakat Kota Dumai yang cemerlang, gemilang dan terbilang

"Tentu jika saya bertarung, niat baik kita bekerja dan mensejahterakan masyarakat. Utamakan kepentingan rakyat, segala sesuatu kita wakafkan ke rakyat," tuturnya.

Menurut humas di salah satu perusahaan besar di Riau itu. Ia menilai, menjadi pemimpin di Kota Dumai ini, katanya sangatlah memerlukan persiapan dan tidak boleh hanya secara emosional secara nekat.

"Tentu harus atas memerlukan langkah ke depan sehingga bisa yang tadinya sudah baik, ya bisa lebih baik kan begitu contoh misalnya. Bagaimana pertumbuhan ekonomi misalnya kota Dumai ini dari tahun ke tahun mengalami satu peningkatan atau dia stabil. Bagaimana kita pertahankan bagaimana kita perbaiki," ungkapnya.

Dia menambahkan, adapun beberapa hal dicanangkan sebagai modal bersosialisasi. Pertama sisi ekonomi kesejahteraan rakyat,  aspek hukum untuk semua kalangan, tenaga kerja serta perspektif dunia wisata.

"Semuanya itu harus dibangun sebuah pondasi dalam perspektif agama dan kemanusiaan, supaya semua yang menjadi program dan perjalanan kehidupan masyarakat kota Dumai ini kita harapkan pendekatan agama dan kemanusiaan. Maka akan ada perlindungan penolong dari Tuhan Yang Maha Kuasa," terangnya.

Selain itu, tambah dia. Membangun kota Dumai bagaimana ditata dikelola dalam perspektif profesionalisme. Lalu kemudian mengelola sumber daya manusia

Ini juga penting, sebab mengelola sumber daya manusia itu terkait dengan bagaimana kinerja nya. Bagaimana tanggung jawab kepemimpinannya ke depan.

"Kalau menjadi pemimpin, tidak hanya bertanggung jawab atas tugas yang diembannya, tapi di satu sisi harus bertanggung jawab kepada manusianya. Juga bertanggung jawab kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, dan itu yang harus menjadi perhatian jadi seorang pemimpin profesional," pungkasnya.

Sekadar diketahui. Tengku Dedy Anak almarhum H.Tengku Syed Harmonie dan ibunda bernama Hj. Tengku Syarifah Heliyatie. membesarkan Tenas Effendy foundation bersama atuknda H.Tenas Effendy dan disana beliau bertemu dengan mantan gubernur Riau HM Rusli Zainal dan berdiskusi banyak tentang Riau, melayu dan kepemimpinan. Mulai saat itu dihadapan atoknda Tenas Effendy dan Rusli Zainal memnggil Tengku Dedy dengan ananda.

Tengku Nasyaruddin Effendy atau lebih dikenal dengan nama Tenas Effendy adalah budayawan dan sastrawan Riau. Lahir 9 November 1936, Kuala Panduk, Meninggal 28 Februari 2015, Pekanbaru. Dikenal atas budayawan dan sastrawan Riau, buku-buku, tunjuk ajar melayu, pantun melayu, pantun nasehat, ungkapan tradisional melayu Riau, lainnya.

Berikut beberapa syair tunjuk ajar melayu oleh almarhum atok Tenas Effendy

01. Wahai ananda hendaklah ingat
Hidup di dunia  amatlah singkat
Banyakkan amal serta ibadat
Supaya selamat dunia akhirat

02. Wahai ananda dengarlah madah
Baikkan laku elokkan tingkah
Banyakan kerja yang berfaedah
Supaya hidupmu beroleh berkah

03. Wahai ananda dengarlah pesan
Kuatkan hati teguhkan iman
Jangan didengar bisikan setan
Supaya dirimu diampuni Tuhan

04. Wahai ananda peganglah janji
Berbuat khianat engkau jauhi
Banyakkan olehmu bertanam budi
Supaya kelak hidup terpuji

05. Wahai ananda cahaya mata,
Janganlah tamak kepada harta
Mencari nafkah berpada-pada
Supaya hidupmu tiada bernista

06. Wahai ananda sibiran tulang
Betulkan kaji, tegakkan sembahyang
Umur yang ada jangan dibuang
Supaya hidupmu dipandang orang

07. Wahai ananda buah hati bunda
Berpegang teguhlah pada agama
Beramallah engkau sehabis daya
Supaya selamat dari neraka

08.  Wahai ananda  mustika hati
Pandai-pandailah  membawa diri
Hasutan orang  jangan peduli
Serahkan diri  pada ilahi

09. Wahai ananda intan terpilih
Jadilah engkau anak yang saleh
Berbuat baik jangan memilih
Bergaul jangan memilih kasih

10.  Wahai ananda kekasih ayah
Hanya Allah yang engkau sembah
Ibu dan bapa jangan disanggah
Supaya engkau beroleh berkah

11. Wahai ananda tambatan hati
Jauhkan sifat iri dan dengki
Bekerjalah dengan sesungguh hati
Itulah bekal hidup dan mati



Tulis Komentar +
Berita Terkait+